Wednesday, April 5, 2023

Mengapa Yesus Harus Mati di Kayu Salib?

Menurut keyakinan agama Kristen, Yesus harus mati di kayu salib sebagai bagian dari rencana penyelamatan manusia oleh Allah. 

Yesus dipandang sebagai Anak Allah yang diutus ke dunia untuk mengorbankan diri-Nya sebagai kurban dosa manusia, sebagai bentuk kasih karunia dan penebusan dosa bagi umat manusia.

Menurut ajaran Kristen, manusia terlahir dalam dosa karena pemberontakan manusia pertama, yaitu Adam dan Hawa, terhadap Allah. Kematian Yesus di kayu salib dianggap sebagai pengorbanan yang sempurna dan diterima oleh Allah untuk menghapus dosa manusia dan membuka jalan bagi penyelamatan mereka. Dalam pandangan ini, kematian Yesus di kayu salib dilihat sebagai penggenapan nubuat dalam Alkitab tentang Mesias yang akan datang sebagai Juruselamat yang akan mengorbankan diri-Nya untuk menghapus dosa manusia.

Selain itu, kematian Yesus di kayu salib juga dianggap sebagai contoh teladan bagi umat manusia dalam hal pengorbanan, kasih, dan pengampunan. Dalam ajaran Kristen, Yesus dipandang sebagai teladan sempurna bagi manusia untuk mengikuti jalan-Nya dalam mengasihi dan mengampuni sesama, serta bersedia mengorbankan diri untuk kebaikan orang lain.

0 comments:

Post a Comment