4 Tipe Orang Kristen
Seorang Kristen Aman?
Seorang Kristen Aman memandang dunia sekelilingnya sebagai ancaman. Kristen Aman bersembunyi dalam pembenaran yang cukup layak dijadikan alasan atas sikap itu, “Bukankah dunia ini penuh dengan godaan dan dosa? Saya perlu menjauhkan diri dari dunia.” Ia menciptakan ruang dan jarak yang “sehat” antara dunia ini dan dirinya. Sadar atau tidak, Kristen Aman menggunakan pembenaran ini untuk mempertahankan sikap penakut terhadap dunia ini dan tidak terlibat sebagai terang dan garam.
Seorang Kristen Sukses?
Kristen Sukses ingin agar eksistensinya selalu terlihat. Mereka adalah sekelompok orang percaya yang mengaku telah mengalami misi Allah di dunia ini, tetapi dikuasai oleh keinginan untuk sukses di dunia ini. Kristen Aman mengandaikan dunia sebagai arena perlombaan; pengejaran kesuksesan dilakukan dalam tingkah laku yang “kristiani.” Kristen Sukses bersaksi kepada publik tentang kisah-kisah keberhasilan yang dibungkus dalam jubah kerohanian.
Seorang Kristen Gembira?
Bagi Kristen Gembira, dunia ini adalah taman hiburan yang memikat. Kesenangan-kesenangan ini merupakan peluang emas yang menggelitik Kristen Gembira untuk menikmati dengan tiada habisnya. Secara cerdik, dunia terus mendorong pengejaran Kristen Gembira lewat godaan sampai menjadikan mereka hedonis dan tidak terkendali. Sikap ini seakan mendapat pengesahan dalam budaya konsumtif. Tak jarang, gereja juga memperlakukan jemaat sebagai konsumen. Terkadang sikap ini menjadikan seorang Kristen berpikir bahwa Kristen Gembira adalah jenis Kristen yang paling normal yang ada di dunia. Ternyata banyak orang Kristen yang hanya sibuk melindungi diri dari dunia, mengejar kesuksesan dari dunia, dan menikmati kesenangan dunia. Syukurnya, kita memiliki pilihan lain.
Seorang Kristen Misioner?
Kristen Misioner adalah orang Kristen yang telah mengalami misi Allah di dunia ini dan terus berproses terlibat dalam misi-Nya, menghidupi perintah Yesus yang tegas dan lembut menghardik kaum teoretis: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” (Lukas 10:37)
0 comments:
Post a Comment